uda 2 minggu lagi sebelum KKN terjadi..
hahaha
awalnya excited banget nyambut KKN,
idealis abis lah,
pokonya pikiran,
kalo mau jadi orang yang sukses harus ngrasain dulu keadaaan di bawah..
tadinya dipikir KKN itu enakk,
well just a few people has tell that..
but many people has another opinion about KKN..
and thats make me afraid..
fully afraid.
i should go from my comfort zone is'nt it??
but there's no chance to get back..
prosedurr ngurusin KKN itu ribetnya,
lebih lebih, awalnya gue sediri aja gitu terdampar di jampang kulon, SUKABUMI.
yeahh i mean sendiri itu dari fakultas a.k.a kampus gue..
tar gue musti mix sama 29 anak lainnya yg bergerombol uda saling kenal aja gitu..
yeahh im become the new one between them..
heyy im stranger.. hix, and i hate to be stranger and alone..
oia mau kasih sedikit informasi,
apa sih jampang kulon..
"SASTRANEGARA THARYANA
Sampurasun sahabat silat
Jampang Kulon memang gudang maepo asli sunda , banyak
ilmu-ilmu gaib yang masih rahasia.
Saya belum pernah ke sana tapi hampir berguru pada
salah satu paguron yang ada di Jampang Kulon.
Saya menyukai keaslian budaya penca yang masih
terpelihara dari para karuhun, daerahnya masih
terpencil jauh dari keramaian kota.
Cara bayar memang kita harus mempersiapkan untuk
kebutuhan dapur yang akan mengajarkan ilmu, itu sudah
lumrah. Kata Prabu Siliwangi raja Pajajaran "EUWEUH
GAWE TEU GAJIH" artinya semau harus balance, you take
it I give you. Batur datang urang mere hadiah / Tamu
datang di kasih hadiah. "EUWEUH GAWE TEU GAJIH" jangan
di artikan bayar duit tapi tanda persembahan rasa
hormat BUKAN BELI. Bukan dalam ilmu silat saja Prabu
Siliwangi berdawah dalam segala aspek kita harus "jaga
jagat raya", "piara leuweueng" jaga keseimbangan
budaya jangan hilang dll.
Sebaiknya ditelusuri budaya penca di Jampang Kulon
yang sangat kesohor dengan macam cara gaib sering
diminati oleh para usahawan, kaum birokrat sampai
preman, juga penca. Saya yakin maepo mereka
peninggalan kerajaan sunda.
Hingga saat sekarang ilmu2 gaib tetap masih hidup di
masyarakat nusantara. Boleh percaya boleh tidak
tergantung yang melakukannya.
Lain hal kalau di Pelabuhan ratu yang dekat dengan
Jampan Kulon, disana saya melihat "sungai yang
mengalir ke laut ratu kidul".
Banyak ritual pada bulan tertentu para jawara,
usahawan, kaum birokrat se nusantara berdatangan untuk
membersihkan semua ajimat, keris, bedog, tombak ,dll.
dengan tujuan tertentu dari para pelakunya. Di sana
ada batu BESAR di pantai bersebelahan sungai, konon
batu itu tempat samadi duduk ratu kidul.
Saya sempat duduk di batu besar tersebut jam 2 malam.
Pada saat duduk yang hening tak ada ombak, sunyi
senyap dalam kegelapan, tiba2 ombak datang setinggi
batu kurang lebih 5 m.
Menurut orang sana tanda penyambutan yang baik,
biasanya pantai ratu kidul banyak orang yang hilang /
minta korban, kalau tidak salah usahakan jangan
berpakaian berwarna tertentu yang tidak disukai ratu
kidul.
ENTONG SOMPRAL BISI KAWALAT
sumber: http://www.mail-archive.com/silatindonesia@yahoogroups.com/msg03603.html"
intinya katanya temen temen gue, itu gudangnya santet.
set dah.. disana tar gue malah belajar ilmu santet.. hahaha
kalo ngepet sih g papa, uda biasa itu mah... biasa buat nambah uang jajan hahaha..
walhasil karena kedekatan dengan seorang dosen (hehehe)
g punya channel sama yg ngurusin KKN, akhirnya gue bisa pindahh..
seketika itu jugaa. berkata...
IN THE NAME OF ALLAH..
Alhamdulillah,
lebih lebih
si aci ( my besties) bisa pindah juga.. ke cijulang,
kondang jajar, di ciamis.. mayan lah g sejauh di sukabumi..
deket pengandaran lagi.. hahaha
hemmm agak manja emang gue, g bisa beradaptasi, eh takut beeradaptasi lagi..
hihihi
yah cuma bedua si sama aci di kelompok yang baru..
tapi g papalah, semoga semuanya berjalan baikk. aminn...
tapi ribet juga nih ,
nyiapiin persiapan KKN..
hemm ckckckckkk